Yang Harus Dilakukan Ketika Anggota Keluarga Terkena Hepatitis C ?>

Yang Harus Dilakukan Ketika Anggota Keluarga Terkena Hepatitis C

screenshot_27

Jakarta, Beberapa besar masalah hepatitis C tak tunjukkan tanda-tanda. Lantas apa yang perlu dikerjakan bila ada anggota keluarga yang terkena hepatitis C?

” Apabila ada keluarga yang alami hepatitis C, dianjurkan untuk lakukan kontrol lantaran mempunyai resiko tertular waktu menggunaan alat-alat dengan cara bebrapa berbarengan, ” kata dr Irsan Hasan, SpPD, KGEH dari RS Cipto Mangunkusumo waktu didapati dalam seminar pemula ‘Hepatitis C Bisa Sembuh, Mitos atas Kenyataan? ‘ di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2016).

Alat-alat yang disebut diantaranya pisau cukur, sikat gigi, atau alat-alat pribadi yang sangat mungkin darah pasien hepatitis C masuk ke badan orang lain. dr Irsan juga merekomendasikan tidak untuk tukar-menukar pemakaian alat-alat pribadi.

Walau demikian bila yang dipakai adalah barang ‘umum’ seperti piring atau sendok, tak ada permasalahan. ” Namun tidak bakal menular bila dari pemakaian piring atau sendok berbarengan ya. Diluar itu juga, resiko tertular juga begitu kecil yakni cuma satu % saja, ” lanjut dr Irsan.

Pemetaan yang dikerjakan Kementerian Kesehatan th. 2015 memperkiraan jumlah masyarakat yang terinfeksi virus hepatitis C meraih 2 juta orang. Bila tak diobati, infeksi kritis hepatitis C ataupun B dapat berkembang jadi sirosis atau pengerasan hati ataupun kanker.

Menurut dr Rino A. Gani, SpPD – KGEH, 80-90 % masalah hepatitis C tak bergejala hingga pasien tidak paham terinfeksi. Nah, kurangnya kesadaran orang-orang bukan sekedar bikin hepatitis C telat di ketahui. Ada juga pasien walau sudah mengetahui terinfeksi namun tak diobati lantaran tak ada tanda-tanda. Walau sebenarnya, waktu itu juga rusaknya hati selalu berlangsung.

dr Rino mewanti-wanti untuk lakukan skrining, terlebih untuk mereka yang berisiko tinggi. Siapapun? Mereka yang mempunyai tato, tindik, konsumsi narkoba suntik, pernah memperoleh transfusi darah, ibu hamil, dan ada kisah keluarga dengan hepatitis C. Bila di ketahui dengan cara awal, hepatitis C dapat sembuh.

” Jadi penyakit ini bukanlah mendadak ada namun telah ada lama di badan pasien, tetapi baru ketahuan waktu lakukan kontrol, ” sambung dr Irsan.

Infeksi Virus Hepatitis C (VHC) bisa didiagnosis dalam dua langkah : pertama, kontrol atau skrining antibodi anti-HCV yang bisa mengidentifikasi orang yang terinfeksi dengan virus itu. Ke-2, bila hasil tes antibodi anti-HCV itu positif jadi dikerjakan tes kelanjutan yaitu tes HCV RNS untuk meyakinkan ada infeksi VHC yang masihlah berjalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *