Penjualan kendaraan niaga mengalami penurunan ?>

Penjualan kendaraan niaga mengalami penurunan

Penjualan kendaraan niaga mengalami penurunan

Di dalam keinginan kendaraan penumpang yang tumbuh tidak tebal, penjualan kendaraan niaga malah turun sampai 18 % pada semester pertama th. ini.

 

” Th. 2016 (untuk kendaraan niaga) cukup berat. Keinginan hingga Juli turun 18 %, ” kata Direktur Pemasaran Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corp (MFTBC) Duljatmono, di sela-sela pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, di Tangerang Selatan, Kamis, 18 Agustus 2016.

Sebagai pemimpin pasar untuk segmen kendaraan niaga, Duljatmono mengaku, Mitsubishi alami efek dari penurunan keinginan itu, terutama di segmen kendaraan niaga berat, Fuso.

 

 

 

 

Duljatmono menyampaikan tidak sama dengan kendaraan penumpang yang masihlah memercayakan daya beli orang-orang, keinginan kendaraan niaga begitu di pengaruhi keadaan usaha serta ekonomi domestik ataupun global.

 

” Sekarang ini belum ada tanda keinginan kendaraan niaga bakal lebih baik, ” tutur Duljatmono.

 

Terlebih, menurut Duljatmono, bidang perkebunan serta pertambangan masihlah lesu akibat harga komoditas yang jatuh serta iklim yg tidak mensupport produksi produksi perkebunan seperti kelapa sawit.

 

” Th. ini, kami memercayakan (penjualan) dari bidang logistik yang masihlah bertahan serta tumbuh, ” kata Duljatmono.

 

Tetapi, ia tetaplah mengharapkan pada semester ke-2 bakal ada perbaikan keinginan kendaraan niaga mengingat biaya berbelanja pemerintah semakin lebih besar di periode itu.

 

Duljatmono menyampaikan pada semester pertama berbelanja pemerintah baru 40 %, hingga ada 60 % bekasnya yang diinginkan dapat mendorong perkembangan ekonomi serta beresiko pada keinginan kendaraan niaga.

 

” Kami prediksikan penjualan (kendaraan niaga) semester ke-2 dapat tumbuh 5-10 % di banding semester pertama, ” tuturnya.

 

Mulai sejak th. lantas, lanjut dia, keinginan kendaraan niaga selalu berkurang akibat keadaan perkebunan serta pertambangan yang lesu.

 

” Sekarang ini market share kendaraan niaga cuma sekitaran 25 % dari keseluruhan pasar otomotif dengan cara nasional, ” tutur Duljatmono.

 

Apabila diibaratkan pasar otomotif dengan cara nasional th. ini sekitaran 1, 1 juta unit, seperti perkiraan Paduan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), jadi keinginan kendaraan niaga sekitaran 275 ribu unit.

 

Sesaat market share Mitsubishi sebagai pemimpin pasar disegmen kendaraan niaga meraih 45, 4 % atau sekitaran 125 ribu unit.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *