Marilah Kita Kendalikan Keinginan Makan Saat Stres ?>

Marilah Kita Kendalikan Keinginan Makan Saat Stres

Screenshot_4

Satu diantara penyebabnya kegemukan yg tidak diakui yaitu stres. Bagaimana tidak, waktu stres kita relatif menginginkan konsumsi makanan yang berikan rasa ” nyaman ” serta biasanya berlemak tinggi.

Hasrat makan itu baiknya dikendalikan karna saat kita stres sesungguhnya telah berlangsung rusaknya pada badan.

Stres mempunyai efek jelek untuk pencernaan seperti yang dikerjakan makanan yang buat gemuk. Sekian menurut studi yang dikerjakan pada tikus oleh peneliti di Brigham Young University.

Dalam studi itu, beberapa peneliti lihat mikrobiota atau bakteri yang hidup di saluran pencernaan usus tikus. Bakteri itu berdasar sebagian riset berkaitan dengan dengan kesehatan metabolisme kita.

Beberapa peneliti lakukan tes stres pada tikus serta temukan kalau mikroba usus tikus betina betul-betul beralih mirip tikus yang alami obesitas. Pergeseran itu tunjukkan kalau stres bisa memengaruhi metabolisme sama dengan makanan, catat beberapa peneliti.

Sesaat tikus jantan tidak mempunyai pergeseran mikroba yang sama, namun mereka jadi lebih terasa kuatir serta kurang aktif dengan fisik saat stres.

Walau riset ini baru dikerjakan pada tikus, namun riset paling baru memerlihatkan kalau stres memanglah mengakibatkan obesitas. Jadi contoh, satu studi yang dipublikasikan pada Februari lantas dalam jurnal Obesity temukan kandungan hormon stres kortisol berkorelasi dengan ukuran lingkar pinggang yang semakin besar serta indeks massa badan yang lebih tinggi.

Keadaan tidak nyaman ini buat kita balik ke masa manusia gua, menurut Dr Holly Lofton, pakar program penurunan berat tubuh di NYU Langone Health.

Waktu manusia kembali dalam kondisi melawan-atau-lari dalam hadapi stres—seperti melarikan diri dari pemangsa—kadar glukosa mereka juga akan bertambah untuk bersiap-siap hadapi kondisi itu.

Di masa moderen begini, mekanisme itu tidak bermanfaat. “Jadi saat glukosa naik, insulin juga naik, yang mengakibatkan penumpukan lemak, ” tuturnya.

Lofton memberikan, umumnya ia merekomendasikan pasiennya yang alami obesitas untuk mencari langkah bersantai, seperti meditasi atau hal-hal lain yang buat mereka terasa tenang.
“Mengatur stres yaitu sisi besar dari mengatur berat tubuh, ” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *