Kemenpar Dukung Pesona Halo Sultra 2017 ?>

Kemenpar Dukung Pesona Halo Sultra 2017

Screenshot_70

REPUBLIKA. CO. ID, LABUAN BAJO — Aktivitas Sekolah Staf Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) Angkatan ke-18 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 16-22 April betul-betul tersisa kesan mendalam untuk beberapa pesertanya. Keindahan alam di destinasi wisaya yang terdapat di Kabupaten Manggarai Barat itu juga bikin peserta Sesparlu yang disebut beberapa diplomat RI terkesima.

Shana Fatina, sebagai person in charge (PIC) Labuan Bajo dari Pokja Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menjelaskan, beberapa peserta Sesparlu Angkatan ke-18 juga berjumpa serta berdiskusi dengan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula, pada Kamis (20/4) malam. Dalam peluang itu, Agustinus mengemukakan animo sekalian harapan pada beberapa peserta Sesparlu yang akan jadi diplomat RI.

Agustinus begitu mengharapkan beberapa diplomat RI dapat turut memperkenalkan serta memopulerkan Labuan Bajo yang saat ini telah masuk dalam daftar destinasi prioritas Kemenpar. “Beliau (Agustinus, red) menyatakan kesiapan Labuan Bajo untuk selalu memajukan bidang pariwisata sebagai satu diantara destinasi wisata prioritas di Indonesia, ” tutur Shana.

Selanjutnya, Shafa -panggilan akrab Shana- memberikan, Direktur Sesparlu Odo Rene Mathew Manuhutu dalam peluang itu menjelaskan, ada tiga hal utama yang di tangkap pada diplomat di Labuan Bajo. Yaitu keindahan alam, kekayaan budaya serta potensi sumber daya manusia.

Shafa menerangkan, petinggi Kemlu itu menyebutkan kalau tiga hal itu adalah potensi yang dapat mengorbitkan nama Labuan Bajo. Prasyaratnya, ketiga hal semacam itu dipadukan serta diperkembang dengan cara baik.

Peserta Sesparlu juga berjumpa serta berdiskusi dengan Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong, sekalian memperingati Hari Kartini pada 21 April 2017. Pada hari yang sama, beberapa diplomat peserta Sesparlu ambillah sisi dalam “Weekly Clean Up” di Labuan Bajo berbarengan warga lokal serta beberapa instansi swadaya orang-orang (LSM) pemerhati lingkungan.

Prinsip Diplomat
Terlebih dulu, beberapa diplomat peserta Sesparlu tiba di Labuan Bajo pada 16 April lantas. Esok harinya, mereka segera bertandang ke Pulau Padar, Pulau Komodo serta Pulau Mawan.

Bahkan juga, ada aktivitas di Taman Bacaan Pelangi di SDN Lancang. “Pihak Pusdiklat Kemenlu menyumbangkan beberapa buku yang dihimpun dari beberapa peserta untuk disumbangkan ke perpustakaan Taman Bacaan Pelangi, ” papar Shafa.

Tetapi, kata Shafa, hal yang terutama yaitu prinsip beberapa diplomat peserta Sesparlu untuk turut memopulerkan Labuan Bajo. Terlebih, aktivitas itu juga diikuti diplomat asing dari Australia, Cina, Myanmar, Fiji, Laos, Kamboja serta Papua New Guinea.

Bahkan juga Kemlu dalam aktivitas itu mencanangkan tagar atau hashtag spesial, yaitu #sesparlugoestobajo, #wonderfulindonesia serta #pesonaindonesia. “Jadi, tiap-tiap peserta harus untuk mengunggah aktivitas berbentuk vlog, photo, serta kicauan di Twitter, ” tutur Shana.

Masalah pasarkan destinasi diluar negeri, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya juga tidak henti-hentinya memohon ikut serta beberapa diplomat RI. Menteri asal Banyuwangi itu mengharapkan pada beberapa diplomat RI di mancanegara untuk aktif mempromosikan Wonderful Indonesia.

” Beberapa diplomat itu yaitu ujung tombak di mancanegara. Kami begitu terbantu dalam promosi pariwisata serta investasi, ” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *